Saturday, 21 April 2012

Fotografi Makro Murah

       Mungkin banyak bidang fotografi dengan berbagai peminatnya masing-masing, pada kesempatan ini saya akan mencoba mengulas tentang fotografi makro meskipun saya tidak jago dalam hal ini tapi tidak ada salahnya kita membagi informasi.

Mari kita bagi beberapa cara dalam membuat fotografi makro dan alat pendukungnya, tentu dengan budget yang murah. 


1. MAKRO DENGAN KACA PEMBESAR
        Membuat foto makro dengan kaca pembesar memang tidak maksimal hasilnya, tapi sekedar memenuhi dahaga akan fotografi makro anda tidak ada salahnya mencoba cara ini, walau mungkin fotografer profesional akan mentertawakannya terkadang, tapi kita kembali ke masalah dana yang harus kita tekan seminimal mungkin. Namun saat anda menggunakan kaca pembesar, usahakan titik api/titk focus kaca pembesar berada ditengah-tengah lensa sehingga hasil gambar yang anda dapatkan tidak buram. Atau untuk lebih gampangnya anda beli kaca pembesar yang ukurannya mendekati ring lensa anda, misalnya ring lensa anda 52,belilah kaca pembesar yang ukurannya 55-60 yang harganya hanya Rp 8.000,- , murah bukan?

Hasil foto menggunakan kaca pembesar



2.FILTER CLOSE UP

           Filter Close Up cara kerjanya hampir sama dengan kaca pembesar, tapi pengamplikasiannya jauh lebih mudah ketimbang anda menggunakan kaca pembesar, karena anda akan memegang kamera satu tangan bila menggunakan kaca pembesar. Namun menggunakan filter kaca pembesar lebih mudah. Ada level-level dari filter tersebut, seperti +2, +4, +8, +10. Harga dari filter tersebut tidak lebih dari Rp 150.000,- untuk ukuran 52. Namun bila kualitas filter anda kurang baik, maka akan berpengaruh terhadap kualitas hasil foto. Dan itu sudah pasti.

Hasil foto menggunakan Filter Close Up +8

 Diatas Sarangku




3. REVERSE RING

         Membuat foto makro dengan teknik ini sudah lumayan rumit, karena auto focus lensa sudah tidak berfungsi dan kita harus mensetting kamera berulang2 untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Cara menggunakannya ialah lensa dilepas dari body, kemudian pasang reverse ring pada body kamera kemudia balik lensa dan pasangkan mount lensa tempat biasanya anda memasang filter, jadi kita memasang lensa dengan terbalik. Gunakan diafragram lensa yang paling kecil (dengan nilai yang besar = 22 atau lebih, kebetulan saya menggunakan Nikor dan D70). 

Foto menggunakan Reverse Ring





4. EXTENSION TUBE

         Seperti namanya, anda bisa menerka apa alat ini sebernarnya, yah seperti tabung dengan 3 susunan ring yang berfungsi untuk menggeser focus yang jatuh pada sensor. Extension tube dipasang pada body kamera terlebih dahulu, kemudia pasang kamera pada extension tube. Ada beberapa kekurangan yang disebabkan bila anda menggunakan extension tube yaitu flash internal kamera cahayanya tidak maksimal menjangkau obyek yang akan anda foto. Maka gunakanlah bantuan Kotak Odol bekas dan pasangkan kotak odol didepan flash internal anda.

Hasil Foto menggunakan Extension Tube

 Baby Skiper


Nah itulah beberapa trik murah menghasilkan foto makro dengan peralatan seadanya, yah sudah pasti selalu ada hubungan linier antara harga dan kualitas tapi jangan itu yang anda gunakan sebagai acuan dalam berkarya. Jika ingin melihat foto macro yang lebih kompleks dan menarik, silahkan berkunjung ke Namaste Photography Semoga bermanfaat.








6 comments:

mantap bro infonya...salam jepret...
kunjungi blog saya juga...
http://devapradnyana88.blogspot.com/2012/07/makro-photography.html?m=1

Makasi sudah mampir bos,,hehehhe,,keren2 blog nya bos,,salam

boleh dicoba nih tipsnya. info yang bermanfaat

sama pak @hery semoga bermanfaat untuk bapak..salam

nice artikel kak...ngomong2 maw nanya nieh...menurut kakak di antara ke 3 tool makro tadi mana yg paling baik buat pemula tq

@babas ari : yang paling baik adalah filter CU om..itu paling gampang digunakan om,/hehhee..dan murah.

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More